KESEHATAN TIDUR
Posisi Tidur Terbaik dan Terburuk untuk Kesehatan
Merry Wahyuningsih | CNN Indonesia
Rabu, 10 Des 2014 20:55 WIB
Posisi telentang baik untuk mencegah sakit leher dan punggung, karena memudahkan kepala, leher, dan tulang belakang untuk bertahan di posisi netral.
Posisi ini juga baik untuk memerangi refluks esofagus, yaitu naiknya makanan yang sudah mencapai lambung ke kerongkongan dengan membawa asam lambung. Bila refluks esofagus sampai terjadi, kerongkongan akan terasa kering, panas, kadang membuat orang merasa mual, mulas dan ingin muntah. Hal ini akan semakin parah pada penderita mag.
“Jika kepala ditinggikan, perut Anda akan berada di bawah kerongkongan sehingga asam atau makanan tidak akan datang kembali,” ujar Eric Olson, dari Mayo Clinic Center for Sleep Medicine di Rochester, Minnesota.
Tidur telentang juga meminimalkan keriput karena tidak ada tekanan di bagian wajah, serta menjaga bentuk payudara agar tidak kendur. Sayangnya, posisi ini membuat orang lebih sering mendengkur.
Posisi ini juga baik untuk memerangi refluks esofagus, yaitu naiknya makanan yang sudah mencapai lambung ke kerongkongan dengan membawa asam lambung. Bila refluks esofagus sampai terjadi, kerongkongan akan terasa kering, panas, kadang membuat orang merasa mual, mulas dan ingin muntah. Hal ini akan semakin parah pada penderita mag.
“Jika kepala ditinggikan, perut Anda akan berada di bawah kerongkongan sehingga asam atau makanan tidak akan datang kembali,” ujar Eric Olson, dari Mayo Clinic Center for Sleep Medicine di Rochester, Minnesota.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cukup baik: posisi miring
BACA HALAMAN BERIKUTNYA