SBY Beri Nama Satwa sampai JK Ajak Cucu Piknik di Ragunan

Yulia Adiningsih, CNN Indonesia | Minggu, 09/05/2021 09:32 WIB
Pengelola Taman Margasatwa Ragunan juga pernah dikejutkan dengan kedatangan Presiden Jokowi yang tanpa pemberitahuan sebelumnya. Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Pusat Primata Schmutzer di Taman Margasatwa Ragunan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di Taman Margasatwa Ragunan, setiap satwa mempunyai nama laiknya manusia. Ada 2.289 satwa berarti ada 2.289 nama yang diberikan.

Umumnya nama-nama tersebut diambil dari kesepakatan para pengelola Taman Margasatwa Ragunan. Namun ada beberapa nama satwa yang diberikan oleh tokoh penting.

Staf Pelayanan Informasi, Wahyudi Bambang mengatakan satwa yang dinamai langsung oleh tokoh penting adalah satwa-satwa yang dianggap akan menarik banyak pengunjung Taman Margasatwa Ragunan.


Biasanya pihaknya sudah membuat daftar nama untuk satwa, lalu meminta tokoh tertentu untuk memilih. Namun, kata Wahyudi, ada juga tokoh yang memberikan langsung nama kepada para satwa.

Wahyu mengatakan tak ada aturan khusus terkait penamaan satwa, apakah harus berbau Indonesia atau Barat.

"Asal enak didengar aja ya pas dipanggil. Tapi rata-rata kalau tokoh Indonesia yang kasih nama biasanya ya nama-nama Indonesia," ucap Wahyudi kepada CNNIndonesia.com, Jumat (7/5)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah diminta untuk memilih nama beberapa satwa dari daftar nama yang sudah disiapkan. Anies memberi nama seekor jerapah Julang dan seekor banteng bernama Tangguh.

Selain Anies, Presiden Indonesia ke-enam Susilo Bambang Yudhoyono juga pernah diminta untuk memberikan nama satwa. SBY sekaligus memberikan nama empat harimau, yaitu Asri, Kasih, Asih dan Sinar.

Wahyudi bercerita, mereka yang memberi nama satwa-satwa itu memang sering ke Ragunan.

Ragunan, menurut Wahyudi, memang mempunyai daya tarik sendiri. Banyak tokoh-tokoh di Indonesia yang sering diam-diam datang ke tanpa pengawalan ketat. Wahyudi menyebut Ragunan bisa mengubah siapapun ingin menjadi lebih 'membumi.'

"Kadang-kadang mereka keluar dari protokol kenegaraan. Mereka ingin berbaur dengan masyarakat. Ragunan menjadikan para tokoh ini dekat dengan masyarakat," ucap dia.

Ia memberi contoh, saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia pernah datang ke Taman Margasatwa Ragunan tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...

SBY Beri Nama Satwa sampai JK Ajak Cucu Piknik di Ragunan

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK