Makna di Balik 16 Lagu dalam Album folklore Taylor Swift

CNN Indonesia | Selasa, 28/07/2020 08:35 WIB
Sebanyak 16 lagu dalam album folklore dari Taylor Swift banyak mengisahkan cerita bukan hanya tentang dirinya, namun dari sekelilingnya. Sebanyak 16 lagu dalam album folklore dari Taylor Swift banyak mengisahkan cerita bukan hanya tentang dirinya, namun dari sekelilingnya. (Screenshot via Twitter/@taylorswift13)
Jakarta, CNN Indonesia --

Taylor Swift merilis album baru folklore sebagai kejutan di tengah pandemi Covid-19, pada Jumat (24/7) lalu, kurang dari 24 jam sejak mengumumkannya pertama kali.

Album ini menjadi eksplorasi baru musik Swift ke genre alternative, setelah menjajal country dan pop. Penyanyi berusia 30 tahun itu menggambarkan bahwa album ini berisi kesedihan dan pelarian dari kenyataan.

"Seperti sebuah album foto yang penuh dengan makna, dan semua kisah di balik makna itu," katanya.


Lebih lanjut, Swift mengungkapkan bahwa album ini terwujud berkat imajinasi liarnya selama masa karantina pandemi Covid-19.

"Menulis adalah cara saya melarikan diri ke dalam fantasi, sejarah, dan ingatan. Saya menceritakan kisah-kisah ini dengan kemampuan terbaik saya dengan seluruh cinta, keajaiban, dan imajinasi yang layak didapatkan. Sekarang, terserah kalian untuk meneruskannya," ungkapnya.

Ia juga mengungkap bahwa album ini memiliki tiga lagu yang menjadi rangkuman kisah cinta segitiga remaja yang masing-masing diyakini oleh penggemar bernama Betty, James, dan Inez.

"Tiga lagu ini mengeksplorasi cinta segitiga dari semua perspektif tiga orang tersebut," katanya.

Di album ini, Swift berkolaborasi dengan Aaron Dessner, Bon Iver, Jack Antonoff, serta William Bowery, diduga menjadi nama samaran dari sosok yang belum diketahui.

Berikut makna dari 16 lagu Swift di album folklore.

the 1

Lewat lagu pembuka di album ini, Swift coba merefleksikan tentang kehilangan cinta dari orang yang sudah dianggap sebagai belahan jiwa di hidupnya. Ia juga mempertanyakan kalau saja situasi berbeda, apakah mereka masih bersama.

[Gambas:Youtube]



cardigan

Swift mengatakan ke penggemar bahwa single pertama dari album ini mengisahkan tentang kehilangan cinta. Namun, lagu cardigan lebih mengeksplorasi soal cinta di masa muda yang sering kali sulit dilupakan.

Para penggemar yakin bahwa cardigan merupakan pembuka sekaligus salah satu dari lagu yang mengisahkan cinta segitiga yang dimaksud oleh Swift. Para penggemar yakin, lagu ini mewakili dari sudut pandang Betty.

[Gambas:Youtube]



the last great american dynasty

Dalam lagu ini Swift bercerita tentang pemilik lama kediamannya di Watch Hill, Rhode Island, yakni komposer Rebekah Harkness, yang meninggal pada 1982.

Dia bernyanyi seperti sedang menceritakan kembali kisah-kisah yang ia tahu dan dengar tentang hidup Harkness.

[Gambas:Youtube]



exile (featuring Bon Iver)

Exile menjadi lagu dengan lirik paling kuat dan memilukan, yang disampaikan secara indah oleh Swift dan grup indie folk Bon Iver.

Lagu ini menggambarkan percakapan dua manusia yang pernah menjadi sepasang kekasih namun masih ada masalah di antara mereka.

Justin Vernon, pentolan dari Bon Iver yang juga ikut menulis lagu ini menyebut exile menggambarkan perasaan kebingungan akan mantan kekasih yang cepat 'move on'.

Sementara itu, Swift menuliskan perasaan pasangan perempuan yang memberikan tanda bahwa hubungan mereka tak lagi bisa berjalan.

Bagi sebagian penggemar, exile mengingatkan mereka akan duet Swift dengan Gary Lightbody dalam The Last Time di album Red (2012).

Kedua lagu itu memiliki kesamaan, masalah hubungan dalam dua sudut pandang, dan perbedaan yang diwakili oleh karakter vokal yang saling berbeda.

Lagu ini ditulis juga oleh sosok misterius William Bowery yang diyakini penggemar sebagai nama samaran dari Joe Alwyn, kekasih Taylor Swift.

[Gambas:Youtube]

Makna lagu dalam album folklore Taylor Swift berlanjut ke halaman selanjutnya..

Makna Lagu di Album Folklore Taylor Swift - 2

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3