“Ibunda dan kerabat Agus didatangkan dari Sumba, Nusa Tenggara Timur, untuk memperkuat dorongan bagi Agus agar berkata jujur,” kata pengacara Agus, Haposan Sihombing, kepada CNN Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi hasil pemeriksaan melakui alat pendeteksi kebohongan atau lie detector menunjukkan Agus ternyata lebih banyak menyampaikan kebenaran dibanding kebohongan. (Baca: Lie Detector Tunjukkan Agus Tak Selalu Bohong)
Menurut Agus, dia hanya menguburkan Angeline. Agus juga mengaku diminta Margriet menutupi kematian Angeline dengan iming-iming Rp 200 juta. (Baca Pengacara Beber Ucapan Margriet ke Agus: Turuti Perintah Saya)
Saat ini Kapolda Bali Inspektur Jenderal Ronny Franky Sompie meminta penyidik untuk kembali mengumpulkan barang bukti untuk memperkuat keterangan Agus dalam uji lie detector. Jumat pekan lalu, Mabes Polri sampai mengirim tim ke Bali untuk kembali melakukan olah tempat kejadian perkaradi rumah Margriet. (Baca: Tim Mabes Polri Bawa Pendeteksi Sidik Jari ke Rumah Margriet)
Kapolda Bali menilai keterangan baru Agus yang menyebut keterlibatan orang lain dalam pembunuhan Angeline amat berharga. Agus pun kini dinilai setara dengan saksi utama atau saksi mahkota dalam perkara pembunuhan Angeline.
Pengacara Agus, Haposan, mengatakan tak terkejut kliennya mengubah keterangan. Sejak awal Haposan tak percaya Agus pelaku tunggal pembunuhan Angeline.
“Jika pelaku tunggal, kenapa ada yang mengancam tersangka sampai dia membuang kartu SIM-nya? Kenapa juga dia menaruh baju dan celananya bersama jasad Angeline yang dibungkus pakai seprai lalu dikubur? Pelaku kejahatan mestinya menyembunyikan bukti keterlibatannya, bukan justru ditunjukkan terang-benderang,” kata Haposan.
Meski demikian, sejauh ini polisi belum menambah tersangka lain dalam kasus pembunuhan Angeline selain Agus. Pemeriksaan masih terus dilakukan. Sementara Margriet berstatus saksi dalam perkara pembunuhan putri angkatnya. Namun pada kasus penelantaran anak terhadap Angeline, Magriet ditetapkan sebagai tersangka. (agk)